PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PENGUSAHA ATAS KECELAKAAN KERJA AKIBAT PELANGGARAN PROSEDUR KESELAMATAN OLEH PEKERJA DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1970 TENTANG KESELAMATAN KERJA

PURWANTO, JOKO (2026) PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PENGUSAHA ATAS KECELAKAAN KERJA AKIBAT PELANGGARAN PROSEDUR KESELAMATAN OLEH PEKERJA DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1970 TENTANG KESELAMATAN KERJA. Other thesis, UNIVERSITAS GRESIK.

[img] Text (COVER)
01 COVER.pdf

Download (849kB)
[img] Text (BAB 1)
02 BAB 1.pdf

Download (428kB)
[img] Text (BAB 2)
03 BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (211kB)
[img] Text (BAB 3)
04 BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (200kB)
[img] Text (BAB 4)
05 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (154kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
06 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (144kB)
[img] Text (JURNAL)
07 JURNAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (187kB)
[img] Text (CEK PLAGIASI)
08 CEK PLAGIASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9MB)
[img] Text (LEMBAR PERSETUJUAN)
09 LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (647kB)

Abstract

Pembangunan industri menuntut jaminan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sesuai amanat Pasal 28D ayat (2) UUD NRI 1945. Namun, penegakan K3 menghadapi kekosongan norma (vacuum of norm) sanksi keperdataan bagi pekerja yang melanggar kewajiban Pasal 12 UU No. 1 Tahun 1970. Praktiknya, gugatan kecelakaan kerja cenderung ditarik ke Perbuatan Melawan Hukum (Pasal 1365 KUHPerdata) dan vicarious liability (Pasal 1367 KUHPerdata) yang membebankan risiko secara mutlak kepada pengusaha, bahkan saat timbul worker's fault. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi yuridis kekosongan norma tersebut serta merumuskan kriteria kesalahan pekerja yang dapat mengurangi atau menghapuskan tanggung jawab ganti rugi pengusaha. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif (doktriner) dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer berupa regulasi K3L dan putusan pengadilan terkait, serta bahan hukum sekunder berupa literatur hukum. Keseluruhan bahan hukum dianalisis secara kualitatif-deskriptif melalui teknik anotasi hukum untuk mengurai ratio decidendi hakim. Hasil penelitian menunjukkan kekosongan sanksi keperdataan pekerja berimplikasi pada ketimpangan hukum pengusaha, ketidakpastian hukum, disparitas putusan hakim, serta disinsentif moral SMK3. Kesalahan pekerja dapat dijadikan dasar reduksi atau eliminasi ganti rugi jika pengusaha terbukti patuh mematuhi standard of care di hulu. Apabila pengusaha patuh dan pekerja melakukan kelalaian biasa (ordinary negligence), kesalahan berlaku sebagai comparative negligence untuk memotong ganti rugi secara proporsional. Sebaliknya, jika disebabkan kelalaian berat (gross negligence) atau kesengajaan pekerja yang memutus rantai kausalitas (causal break), tanggung jawab ganti rugi pengusaha dapat dihapuskan secara total.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Pertanggungjawaban Pengusaha; Kesalahan Pekerja; Keselamatan Kerja
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: PURWANTO JOKO
Date Deposited: 31 Jul 2026 22:33
Last Modified: 31 Jul 2026 22:33
URI: http://elibs.unigres.ac.id/id/eprint/5089

Actions (login required)

View Item View Item