Yuhanah, Yuhanah (2026) ANALISIS YURIDIS PERBEDAAN WANPRESTASI DAN PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM SENGKETA PERJANJIAN. Other thesis, Universitas Gresik.
|
Text (01 COVER)
01 COVER.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (02 BAB I)
02 BAB I.pdf Download (760kB) |
|
|
Text (03 BAB II)
03 BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (454kB) |
|
|
Text (04 BAB III)
04 BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (558kB) |
|
|
Text (05 BAB IV)
05 BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (158kB) |
|
|
Text (06 DAFTAR PUSTAKA)
06 DAFTAR BACAAN.pdf Download (482kB) |
|
|
Text (07 JURNAL YUHANAH)
07 Jurnal Hukum YUHANAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (889kB) |
|
|
Text (08 SKRIPSI YUHANAH PLAGIASI)
08 SKIRPSI_YUHANAH PLAGIASI.pdf Restricted to Registered users only Download (11MB) |
|
|
Text (09 LEMBAR PERSETUJUAN)
09 LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Restricted to Registered users only Download (521kB) |
Abstract
Perkembangan doktrin dan yurisprudensi mengenai Wanprestasi dan PMH telah menyebabkan terjadinya tumpang tindih antara kedua dasar gugatan tersebut sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum dalam praktik peradilan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perbedaan konsep antara wanprestasi dan perbuatan melawan hukum dalam sengketa perjanjian menurut hukum perdata Indonesia serta bagaimana akibat hukum dari penggunaan gugatan wanprestasi dan perbuatan melawan hukum dalam penyelesaian sengketa perjanjian. Dimana Peneliti akan menganalisa konsep dan akibat hukum antara Wanprestasi dan PMH. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanprestasi dan perbuatan melawan hukum merupakan dua institusi hukum yang memiliki dasar, unsur, dan akibat hukum yang berbeda. Wanprestasi bersumber dari adanya hubungan kontraktual yang sah antara para pihak dan timbul akibat tidak dipenuhinya prestasi sebagaimana diperjanjikan. Sementara itu, PMH bersumber dari pelanggaran terhadap kewajiban hukum umum yang menimbulkan kerugian bagi pihak lain. Perbedaan keduanya tampak pada dasar pertanggungjawaban, unsur-unsur yang harus dibuktikan, beban pembuktian, ruang lingkup ganti rugi, dan daluwarsa tuntutan. Dalam sengketa perjanjian, penggunaan dasar gugatan yang tidak tepat dapat mengakibatkan ketidakpastian hukum dan berpengaruh terhadap keberhasilan pembuktian di pengadilan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perbuatan Melawan Hukum, Wanprestasi, Sengketa Perjanjian, Pembuktian, Ganti Rugi. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | anah Yuh |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 07:31 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 07:31 |
| URI: | http://elibs.unigres.ac.id/id/eprint/4457 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
