Ferdiyansyah, Roni Pranata (2026) TANGGUNG JAWAB PENJUAL TERHADAP CACAT TERSEMBUNYI DALAM JUAL BELI MOBIL BEKAS MENURUT KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. Other thesis, UNIVERSITAS GRESIK.
|
Text (01 COVER)
Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (02 BAB 1)
BAB I.pdf Download (186kB) |
|
|
Text (03 BAB 2)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (290kB) |
|
|
Text (04 BAB 3)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (276kB) |
|
|
Text (05 BAB 4)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (91kB) |
|
|
Text (06 DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Download (113kB) |
|
|
Text (08 JURNAL)
Jurnal 5783-5790 Perlindungan Hukum terhadap Konsumen dalam Cacat Tersembunyi Barang.pdf Restricted to Repository staff only Download (258kB) |
|
|
Text (09 CEK PLAGIASI)
Tunitin Skripsi.pdf Restricted to Registered users only Download (21MB) |
|
|
Text (10 LEMBAR PERSETUJUAN)
Lembar Persetujuan.pdf Restricted to Registered users only Download (398kB) |
Abstract
Kekaburan norma Pasal 1504 dan 1506 KUH Perdata tentang indikator cacat tersembunyi pada mobil bekas menimbulkan ketidakpastian hukum yang merugikan pembeli. Klausul "dijual apa adanya" sering disalahgunakan untuk menghindari tanggung jawab atas cacat laten. Diperlukan rekonstruksi hukum berbasis parameter teknis objektif dan penegasan asas itikad baik untuk mewujudkan perlindungan konsumen yang adil dan seimbang. Penulis mengangkat dua permasalahan, yaitu: 1) Bagaimana Menentukan Cacat Tersembunyi Dalam Pasal 1504 KUH Perdata Seharusnya Ditafsirkan Untuk Membedakan Antara Cacat Tersembunyi Dan Keausan Wajar (Wear And Tear) Pada Jual Beli Mobil Bekas ; dan 2) Bagaimana Batas Tanggung Jawab Penjual Terhadap Cacat Tersembunyi Dalam Jual Beli Mobil Bekas Ketika Digunakan Klausul “Dijual Apa Adanya” Sebagaimana Diatur Dalam Pasal 1506 KUH Perdata.. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan tiga metode pendekatan antara lain pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakjelasan Pasal 1504 dan 1506 KUH Perdata karena tidak adanya indikator teknis yang membedakan cacat tersembunyi dari keausan wajar pada mobil bekas menimbulkan ketidakpastian hukum yang merugikan pembeli. Klausul "dijual apa adanya" sering disalahgunakan penjual untuk menutupi cacat laten berbahaya. Rekomendasi penelitian: rekonstruksi hukum dengan menetapkan parameter kelaikan teknis objektif (kerusakan struktural, kerusakan mekanis berat, manipulasi elektronik/odometer), mewajibkan laporan inspeksi pihak ketiga, dan menegaskan asas itikad baik sebagai batas mutlak klausul pelepasan tanggung jawab penjual untuk melindungi konsumen secara adil, seimbang, dan prediktabel.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cacat Tersembunyi; Jual Beli Mobil Bekas; Tanggung Jawab Penjual; Klausul Dijual Apa Adanya. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Roni Pranata Ferdiyansyah |
| Date Deposited: | 19 Jul 2026 11:28 |
| Last Modified: | 19 Jul 2026 11:28 |
| URI: | http://elibs.unigres.ac.id/id/eprint/4321 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
