ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA PENIPUAN ONLINE DI INDONESIA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA

JADININGSIH, NABILAH SYAFAQOH (2026) ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA PENIPUAN ONLINE DI INDONESIA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA. Other thesis, UNIVERSITAS GRESIK.

[img] Text (COVER)
01 COVER.pdf

Download (625kB)
[img] Text (BAB I)
02 BAB I.pdf

Download (272kB)
[img] Text (BAB II)
03 BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (329kB)
[img] Text (BAB III)
04 BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (244kB)
[img] Text (BAB IV)
05 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (173kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
08 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (161kB)
[img] Text (JURNAL)
10 JURNAL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (251kB)
[img] Text (CEK PLAGIASI)
11 CEK PLAGIASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (15MB)
[img] Text (LEMBAR PERSETUJUAN)
12 lembar persetujuan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (579kB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga memicu evolusi kejahatan siber (cybercrime), salah satunya adalah perjudian online yang kini marak terjadi di Indonesia. Meskipun pemerintah telah memperketat regulasi siber, praktik perjudian online justru semakin masif dengan melibatkan ekosistem digital yang kompleks, mulai dari penggunaan server luar negeri, transaksi anonim, hingga keterlibatan figur publik (influencer) sebagai promotor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualifikasi yuridis perjudian online berdasarkan regulasi terbaru, mengkaji penerapan sanksi pidana terhadap para aktor di dalamnya, serta mengidentifikasi hambatan nyata yang dihadapi oleh aparat penegak hukum dalam memberantas kejahatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Sumber bahan hukum dikumpulkan melalui studi kepustakaan yang terdiri dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa jurnal ilmiah dan buku teks hukum. Seluruh bahan hukum yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan metode penalaran deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU ITE memberikan landasan hukum yang lebih kuat melalui Pasal 27 ayat (2) jo. Pasal 45 ayat (3) dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda Rp10 miliar bagi bandar serta influencer yang mendistribusikan konten judi. Sementara itu, pemain pasif dijerat menggunakan instrumen KUHP yang disinkronisasikan dengan pemblokiran rekening secara administratif. Namun, penegakan hukum di lapangan masih menghadapi hambatan multidimensional, meliputi kendala teknis berupa penggunaan teknologi enkripsi dan aset kripto, hambatan yuridis terkait yurisdiksi hukum lintas batas (borderless), serta hambatan struktural akibat keterbatasan kapasitas digital forensik penyidik siber di tingkat daerah.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: perjudian online, Undang-Undang ITE, Penegakam Hukum, Cybercrime
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Nabila Syafaqoh Jadiningsih
Date Deposited: 10 Aug 2026 01:39
Last Modified: 10 Aug 2026 01:39
URI: http://elibs.unigres.ac.id/id/eprint/5165

Actions (login required)

View Item View Item