Hakim, Lukman (2026) ANALISIS KINERJA KOMPRESOR AC SPLIT ½ PK MENGGUNAKAN REFRIGERANT R32 DAN R22 PADA AC NON – INVERTER DENGAN VARIASI PUTARAN FAN PADA EVAPORATOR. Other thesis, UNIVERSITAS GRESIK.
|
Text (01 Cover)
01 Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (02 bab 1)
02 bab 1 new.pdf Download (162kB) |
|
|
Text (03 bab 2)
03 bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (528kB) |
|
|
Text (04 bab 3)
04 bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (412kB) |
|
|
Text (05 bab 4)
05 bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (498kB) |
|
|
Text (06 bab 5)
06 bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (137kB) |
|
|
Text (07 daftar pustaka)
07 daftar pustaka.pdf Download (121kB) |
|
|
Text (08 lampiran kegiatan)
08 lampiran kegiatan.pdf Restricted to Registered users only Download (241kB) |
|
|
Text (09 cek turnitin)
09 cek turnitin lukman 1 new.pdf Restricted to Registered users only Download (12MB) |
|
|
Text (10 jurnal)
10 jurnal lukman 1 new.pdf Restricted to Repository staff only Download (659kB) |
|
|
Text (11 lembar persetujuan)
lembar persetujuan skripsi new.pdf Restricted to Registered users only Download (524kB) |
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja kompresor pada sistem AC split kapasitas ½ PK tipe non-inverter dengan menggunakan dua jenis refrigeran, yaitu R32 dan R22, serta variasi putaran fan evaporator. Fokus penelitian diarahkan pada empat parameter utama, yaitu tekanan hisap kompresor, suhu kondensor, suhu evaporator, dan konsumsi daya listrik kompresor. Analisis dilakukan secara eksperimental dengan metode pengukuran langsung menggunakan manifold gauge, termokopel, dan tang ampere. Data hasil pengujian kemudian diolah untuk memperoleh gambaran kinerja sistem pendingin secara kuantitatif dan dibandingkan antara kedua jenis refrigeran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refrigeran R32 memiliki karakteristik tekanan hisap yang lebih stabil dibandingkan R22, terutama pada kondisi putaran fan medium dan high. Suhu kondensor pada R22 cenderung lebih tinggi dibandingkan R32, yang mengindikasikan beban pelepasan kalor lebih besar pada sistem dengan R22. Sebaliknya, suhu evaporator pada R32 lebih rendah, sehingga kemampuan menyerap kalor dari ruangan lebih baik dan menghasilkan efek pendinginan yang lebih cepat. Konsumsi daya listrik kompresor pada kedua refrigeran relatif sama, namun pada beberapa kondisi R32 menunjukkan efisiensi energi yang lebih baik karena mampu menghasilkan kapasitas pendinginan lebih besar dengan daya listrik yang hampir setara dengan R22. Variasi putaran fan evaporator terbukti berpengaruh signifikan terhadap performa sistem. Pada putaran rendah, tekanan hisap lebih tinggi dan suhu evaporator relatif stabil, tetapi kapasitas pendinginan terbatas. Pada putaran medium dan tinggi, terjadi peningkatan laju aliran udara yang menyebabkan suhu evaporator turun dan kapasitas pendinginan meningkat, meskipun konsumsi daya listrik juga bertambah. Secara keseluruhan, refrigeran R32 lebih unggul dari sisi efisiensi energi dan ramah lingkungan (ODP = 0, GWP lebih rendah), sedangkan R22 meskipun memberikan kestabilan mekanis tertentu, tidak direkomendasikan lagi karena dampak lingkungan yang signifikan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | AC Split ½ pk Non-Inverter, Kompresor, Efisiensi Energi, Variasi Putaran Evaporator (Low,Medium, High). |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin |
| Depositing User: | Hakim Lukman |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 08:24 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 08:24 |
| URI: | http://elibs.unigres.ac.id/id/eprint/5075 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
