Nur Ariani, Fransiska (2026) MERIDA’S MASCULINITY ROLES SEEN IN BRAVE MOVIE. Other thesis, UNIVERSITAS GRESIK.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (268kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (272kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (296kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (466kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (259kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (124kB) |
|
|
Text (JURNAL)
Artikel Fransiskanurariani_IJIM_2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (138kB) |
|
|
Text (CEK PLAGIASI)
PLAGIASI siska ari.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text (LEMBAR PERSETUJUAN)
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini menganalisis maskulinitas yang diperankan oleh Merida sebagai tokoh utama dalam film Brave (2012) yang diproduksi oleh Pixar Animation Studios. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk maskulinitas yang ditampilkan oleh Merida serta menjelaskan fungsi maskulinitas tersebut dalam perkembangan cerita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data utama penelitian ini adalah film Brave, sedangkan data pendukung diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan berbagai referensi yang relevan mengenai maskulinitas dan kajian gender. Data penelitian berupa adegan visual, dialog, dan struktur naratif yang menunjukkan karakteristik maskulin Merida. Data dikumpulkan melalui kegiatan menonton film secara berulang, membaca naskah film, serta mendokumentasikan adegan dan dialog yang berkaitan dengan fokus penelitian. Analisis data dilakukan dengan menelaah seluruh data yang terkumpul, menginterpretasikan sifat-sifat maskulin beserta maknanya, mengelompokkan data ke dalam kategori tertentu, kemudian menganalisisnya menggunakan Teori Performatif Gender Judith Butler dan konsep maskulinitas sebagai konstruksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk maskulinitas yang diperankan oleh Merida, yaitu: (1) kemampuan fisik dan keterampilan di alam bebas, (2) kemandirian dan keberanian, serta (3) penolakan terhadap tradisi dan sikap asertif. Bentuk-bentuk maskulinitas tersebut ditunjukkan melalui kemampuan memanah, kegemarannya berpetualang, penolakannya terhadap perjodohan, serta keberaniannya menentang aturan tradisional. Selain itu, penelitian ini juga menemukan tiga fungsi utama maskulinitas Merida, yaitu: (1) membentuk identitas pribadi, (2) mendorong munculnya konflik sekaligus menjadi solusi dalam cerita, dan (3) menantang norma gender serta menciptakan perubahan sosial. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa maskulinitas bukanlah sifat yang hanya dimiliki oleh laki-laki, melainkan sebuah konstruksi sosial yang fleksibel dan dapat diekspresikan secara positif oleh siapa pun tanpa memandang jenis kelamin. Dengan demikian, karakter Merida memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai representasi gender dalam media animasi serta berkontribusi pada kajian maskulinitas dan identitas dalam studi sastra maupun film.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | maskulinitas, performatif gender, Merida, film Brave, representasi gender. |
| Subjects: | P Language and Literature > PR English literature |
| Divisions: | Fakultas Sastra > S1 Sastra Inggris |
| Depositing User: | Ariani Fransiska Nur |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 14:21 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 14:21 |
| URI: | http://elibs.unigres.ac.id/id/eprint/4765 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
