HUBUNGAN JOGGING PAGI DENGAN TINGKAT STRES MASYARAKAT DI PERUMAHAN BANJARSARI PERMAI

Ulya, Elyatul Ulya (2026) HUBUNGAN JOGGING PAGI DENGAN TINGKAT STRES MASYARAKAT DI PERUMAHAN BANJARSARI PERMAI. Other thesis, UNIVERSITAS GRESIK.

[img] Text (COVER)
Skripsi Elyatul Ulya (Cover).pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB 1)
Skripsi Elyatul Ulya (BAB 1).pdf

Download (310kB)
[img] Text (BAB 2)
Skripsi Elyatul Ulya (BAB 2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (450kB)
[img] Text (BAB 3)
Skripsi Elyatul Ulya (BAB 3).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (296kB)
[img] Text (BAB 4)
Skripsi Elyatul Ulya (BAB 4).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (399kB)
[img] Text (BAB 5)
Skripsi Elyatul Ulya (BAB 5).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (442kB)
[img] Text (BAB 6)
Skripsi Elyatul Ulya (BAB 6).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (290kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Skripsi Elyatul Ulya (DAFTAR PUSTAKA).pdf

Download (240kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
Skripsi Elyatul Ulya (LAMPIRAN).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (JURNAL)
Jurnal Surya Elyatul Ulya.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (308kB)
[img] Text (CEK PLAGIASI)
Skripsi Elyatul Ulya (Cek Plagiasi).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (LEMBAR PERSETUJUAN)
Skripsi Elyatul Ulya (Lembar Persetujuan).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Meningkatnya beban hidup dan dinamika aktivitas akibat perkembangan industri di Perumahan Banjarsari Permai berpotensi memicu stres, sehingga jogging pagi diyakini sebagai strategi yang efektif untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan jogging pagi dengan tingkat stres masyarakat di Perumahan Banjarsari Permai. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah masyarakat yang rutin melakukan jogging pagi minimal dua kali seminggu selama satu bulan terakhir. Sampel berjumlah 60 responden yang ditentukan melalui metode purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan instrumen International Physical Activity Questionnaire–Short Form (IPAQ-SF) untuk menilai aktivitas jogging, serta Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk mengevaluasi tingkat stres. Data dianalisis melalui pendekatan univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank pada taraf signifikansi α<0,050. Berdasarkan analisis univariat, mayoritas responden mengalami stres sedang (50,0%), diikuti oleh stres ringan (40,0%) dan stres berat (10,0%). Sementara itu, frekuensi kebiasaan jogging pagi responden didominasi oleh kategori sedang (51,7%), disusul kategori tinggi (40,0%), dan rendah (8,3%). Hasil uji bivariat membuktikan adanya hubungan yang signifikan dengan korelasi yang sangat kuat antara kebiasaan jogging pagi dan tingkat stres (r = -0,989; p = 0,000). Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan intensitas kebiasaan jogging pagi berhubungan dengan penurunan tingkat stres pada responden. Aktivitas fisik seperti jogging pagi dapat berperan sebagai strategi coping adaptif yang efektif dalam regulasi stres, baik melalui mekanisme fisiologis maupun psikologis. Jogging pagi berpotensi menjadi intervensi promotif dan preventif berbasis komunitas untuk menjaga kesehatan mental masyarakat. Kata Kunci: jogging pagi, aktivitas fisik, tingkat stres, kesehatan mental, masyarakat perumahan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: jogging pagi, aktivitas fisik, tingkat stres, kesehatan mental, masyarakat perumahan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Ilmu Keperawatan
Depositing User: ulya Elyatul
Date Deposited: 18 Jul 2026 04:26
Last Modified: 18 Jul 2026 04:26
URI: http://elibs.unigres.ac.id/id/eprint/4276

Actions (login required)

View Item View Item