Aryati, Aryati (2026) MANAJEMEN REFLEKSI PENGEMBANGAN DIRI GURU MENGGUNAKAN MODEL ALACT UNTUK MENINGKATKAN KINERJA MENGAJAR. Other thesis, UNIVERSITAS GRESIK.
|
Text (COVER)
1. COVER.pdf Download (763kB) |
|
|
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf Download (80kB) |
|
|
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (361kB) |
|
|
Text (BAB III)
4. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (159kB) |
|
|
Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (280kB) |
|
|
Text (BAB V)
6. BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (122kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (103kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
8. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text (JURNAL)
9. JURNAL.pdf Restricted to Repository staff only Download (321kB) |
|
|
Text (HASIL PLAGIASI)
10. HASIL PLAGIASI ARYATI.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (LEMBAR PERSETUJUAN)
11. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Restricted to Registered users only Download (640kB) |
Abstract
Peningkatan kinerja mengajar guru memerlukan pengelolaan refleksi pengembangan diri yang sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji manajemen refleksi pengembangan diri guru menggunakan model ALACT (Action, Looking Back, Awareness, Creating Alternatives, Trial) di UPT SMP Negeri 2 Tuban dan UPT SMP Negeri 6 Tuban dengan tiga fokus: (1) implementasi manajemen refleksi berbasis model ALACT, (2) faktor pendukung dan penghambat pengembangan diri guru, dan (3) model manajemen refleksi ideal untuk meningkatkan kinerja mengajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multisitus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap dua kepala sekolah dan sepuluh guru, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, UPT SMP Negeri 2 Tuban telah mencapai fase institusionalisasi yang matang melalui fungsi POAC (Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengendalian) yang terintegrasi refleksi terjadwal rutin, instrumen ALACT terstandar, forum refleksi kelompok yang dipandu Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, dan pemantauan jurnal bulanan. UPT SMP Negeri 6 Tuban berada dalam fase inisiasi organik dengan refleksi yang lebih bersifat individual dan belum sepenuhnya terformalisasi. Kedua, faktor pendukung utama meliputi kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya kolaboratif, ketersediaan sarana digital, motivasi intrinsik guru, dan keterlibatan pelatihan profesional. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, kurangnya pemahaman model ALACT, resistensi guru senior, dan minimnya dokumentasi refleksi. Ketiga, model ideal manajemen refleksi berbasis ALACT terdiri dari empat komponen: perencanaan sistematis, pelaksanaan kolaboratif, dokumentasi dan monitoring terstruktur, serta dukungan kelembagaan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model ALACT yang dikelola secara sistematis dalam kerangka manajemen pendidikan merupakan instrumen pengembangan profesional kolektif yang efektif dan adaptif untuk meningkatkan kinerja mengajar guru di jenjang SMP.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Manajemen Refleksi, Model ALACT, Pengembangan Diri Guru, Kinerja Mengajar, Studi Multisitus |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Program Pascasarjana > S2 Manajemen Pendidikan |
| Depositing User: | YATI AR |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 14:09 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 14:09 |
| URI: | http://elibs.unigres.ac.id/id/eprint/4594 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
