PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENCIPTA ATAS KARYA YANG DIHASILKAN OLEH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Al- Faruq, Abu Darda (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENCIPTA ATAS KARYA YANG DIHASILKAN OLEH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE. Other thesis, UNIVERSITAS GRESIK.

[img] Text (COVER)
01 Cover.pdf

Download (994kB)
[img] Text (BAB I)
02 Bab 1.pdf

Download (535kB)
[img] Text (BAB II)
03 Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (409kB)
[img] Text (BAB III)
04 Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (344kB)
[img] Text (BAB IV)
05 Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (184kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
06 Daftar Pustaka.pdf

Download (314kB)
[img] Text (JURNAL)
07 Jurnal.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (476kB)
[img] Text (CEK PLAGIASI)
08 Cek Plagiasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (LEMBAR PERSETUJUAN)
09 Lembar Persetujuan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB)

Abstract

Pengaturan hukum Artificial Intelligence sebagai bagian dari Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia berangkat dari kekosongan norma dalam sistem hukum positif yang belum secara tegas mengatur status Artificial Intelligence sebagai pencipta, pemegang hak, maupun objek perlindungan. Penulis mengangkat dua permasalahan. yaitu: 1) Bagaimana pengaturan terhadap pencipta karya yang dihasilkan dari penggunaan Artificial Intelligence menurut Hak Kekayaan Intelektual; dan 2) Bagaimana perlindungan hukum terhadap pencipta atas karya yang dihasilkan dari penggunaan Artificial Intelligence. Dalam penelitan ini, penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan tiga metode pendekatan antara lain pendekatan konseptual (conceptual approach), pendekatan perundang-undangan (statute approach), dan pendekatan historis (historical approach). Hasil pembahasan ini bahwa pengaturan terhadap pencipta atas karya yang dihasilkan dari penggunaan Artificial Intelligence dalam kerangka Hak Kekayaan Intelektual pada dasarnya masih menempatkan manusia sebagai subjek utama penciptaan. Karya yang dihasilkan dengan bantuan AI dapat memperoleh perlindungan hukum sepanjang terdapat kontribusi intelektual manusia yang nyata dalam proses pembuatannya. Namun demikian, regulasi yang ada, seperti Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, belum secara spesifik mengatur kedudukan AI sebagai alat pencipta. Akibatnya, bentuk perlindungan hukum terhadap pencipta atas karya berbasis AI masih bertumpu pada peran manusia sebagai dasar pemberian hak, sehingga menimbulkan sejumlah isu, antara lain terkait kepemilikan, tanggung jawab hukum, serta potensi pelanggaran hak cipta. Kondisi ini menunjukkan adanya kebutuhan akan pembaruan hukum yang lebih jelas dan adaptif guna memberikan kepastian hukum dalam perkembangan teknologi Artificial Intelligence.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: AL FARUQ ABU DARDA'
Date Deposited: 21 Jul 2026 03:46
Last Modified: 21 Jul 2026 03:46
URI: http://elibs.unigres.ac.id/id/eprint/4358

Actions (login required)

View Item View Item