Rohman Haji Ali, Adi Abdi (2026) KEPASTIAN HUKUM PEMULIHAN KEAADAN (RESTITUTIO IN INTEGRUM) DALAM RESTORATIF JUSTICE TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK BERBASIS DIGITAL. Other thesis, Universitas Gresik.
|
Text (01 COVER)
01 Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (02 BAB 1)
02 Bab 1.pdf Download (686kB) |
|
|
Text (03 BAB 2)
03 Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (758kB) |
|
|
Text (04 BAB 3)
04 Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (613kB) |
|
|
Text (05 BAB 4)
05 Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (306kB) |
|
|
Text (06 DAFTAR BACAAN)
06 Daftar Bacaan.pdf Download (499kB) |
|
|
Text (07 LAMPIRAN)
07 Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text (08 JURNAL)
08 Jurnal.pdf Restricted to Repository staff only Download (129kB) |
|
|
Text (09 CEK PLAGIASI)
09 Cek Plagiasi.pdf Restricted to Registered users only Download (13MB) |
|
|
Text (10 LEMBAR PERSETUJUAN)
10 Lembar Persetujuan.pdf Restricted to Registered users only Download (640kB) |
Abstract
Perkembangan dalam dunia teknologi informasi telah menggeser cara tindak pidana pencemaran nama baik dari format tradisional menuju ranah digital. Di sini, sifat jejak digital yang permanen, mudah disalin, dan cepat menyebar menyebabkan kerugian bagi korban menjadi jauh lebih rumit dibandingkan pencemaran nama baik secara tradisional. Situasi ini memerlukan solusi hukum yang tidak hanya fokus pada penghukuman pelaku, tetapi juga pada pengembalian kondisi korban seperti semula (restitutio in integrum).. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach), yang bersumber pada bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan hasil penelitian terkait, serta bahan hukum tersier untuk melengkapi analisis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa berdasarkan latar belakang permasalahan, penerapan restitutio in integrum melalui mekanisme restorative justice menghadapi tantangan serius dalam tindak pidana pencemaran nama baik berbasis digital. Kerugian immateriel berupa rusaknya reputasi sulit diukur dan dipulihkan secara utuh, mengingat konten negatif di ranah digital dapat menyebar secara masif dan berpotensi abadi. Meskipun demikian, pendekatan restorative justice yang menekankan pada pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat dinilai lebih sesuai karena kerugian utama dalam perkara pencemaran nama baik terletak pada reputasi, sehingga ganti rugi dapat dirumuskan melalui pemulihan kondisi korban seperti sebelum kejahatan terjadi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Restorative Justice, Pencemaran Nama Baik Berbasis Digital |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum |
| Depositing User: | ADI ABDI ROHMAN HAJI ALI |
| Date Deposited: | 19 Jul 2026 08:08 |
| Last Modified: | 19 Jul 2026 08:08 |
| URI: | http://elibs.unigres.ac.id/id/eprint/4311 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
